Memuat waktu...
Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Riau (FT-UMRI) memiliki sejarah panjang yang berakar dari semangat Persyarikatan Muhammadiyah dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Provinsi Riau. Cikal bakal berdirinya Fakultas Teknik bermula dari keberadaan Akademi Teknologi Otomotif Muhammadiyah (ATOM) Pekanbaru yang didirikan pada tahun 1993 atas prakarsa para tokoh pendidikan, dosen, serta Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau sebagai bentuk kontribusi nyata Muhammadiyah dalam menyediakan pendidikan vokasi di bidang teknologi dan rekayasa.
Pendirian ATOM Pekanbaru memperoleh legalitas melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 90/D/O/1993 tanggal 23 Juli 1993. Sejak saat itu, ATOM berperan sebagai institusi pendidikan tinggi yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia di bidang teknologi otomotif. Kehadirannya menjadi tonggak awal berkembangnya pendidikan teknik di lingkungan Muhammadiyah Riau sekaligus menjadi fondasi bagi pembentukan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Riau di masa mendatang.
Selama kurang lebih lima belas tahun penyelenggaraannya, ATOM Pekanbaru terus mengalami perkembangan baik dari aspek akademik, tata kelola kelembagaan, maupun kualitas sumber daya manusia. Berbagai tantangan dalam penyelenggaraan pendidikan berhasil dihadapi melalui komitmen yang kuat untuk meningkatkan mutu pendidikan, memperluas jejaring kerja sama, serta menyesuaikan diri dengan kebutuhan dunia industri dan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi. Keberhasilan tersebut menjadi modal penting dalam proses transformasi kelembagaan menuju universitas.
Transformasi tersebut diwujudkan pada tahun 2008 ketika Akademi Teknologi Otomotif Muhammadiyah (ATOM) bersama Akademi Keuangan dan Perbankan Muhammadiyah (AKPM) serta Akademi Keperawatan Muhammadiyah (AKPER) memperoleh persetujuan dari Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Nomor 94/D/O/2008 tentang Pengembangan Program Studi pada lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Riau menjadi universitas dengan nama Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI). Perubahan status ini menjadi momentum penting dalam memperluas peran Muhammadiyah dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas di Provinsi Riau.
Pada awal berdirinya, Universitas Muhammadiyah Riau terdiri atas lima fakultas, yaitu Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi, Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Komputer, serta Fakultas Ilmu Komunikasi. Sebagai salah satu fakultas pendiri universitas, Fakultas Teknik memegang peranan strategis dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi akademik, profesionalisme, serta karakter Islami sesuai dengan nilai-nilai Muhammadiyah.
Seiring dengan perkembangan Universitas Muhammadiyah Riau, Fakultas Teknik terus melakukan berbagai upaya peningkatan kualitas secara berkelanjutan. Penguatan kapasitas sumber daya manusia dilakukan melalui peningkatan kualifikasi dosen ke jenjang doktor (S3), pengembangan kompetensi tenaga kependidikan, penyempurnaan sistem tata kelola fakultas, serta penguatan budaya mutu akademik. Selain itu, fakultas juga terus melakukan modernisasi sarana dan prasarana pembelajaran, termasuk pengembangan laboratorium, fasilitas penelitian, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung proses pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan era digital dan kebutuhan Revolusi Industri 4.0.
Dalam rangka memperluas cakupan keilmuan dan menjawab kebutuhan pembangunan nasional maupun regional, Fakultas Teknik terus mengembangkan program studi yang relevan dengan perkembangan dunia industri. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui pembukaan Program Studi Sarjana Teknik Kimia pada tahun 2019 berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 974/KPT/I/2019. Kehadiran Program Studi Teknik Kimia semakin memperkuat kontribusi Fakultas Teknik dalam menghasilkan lulusan yang mampu berperan aktif pada berbagai sektor industri, khususnya yang berbasis sumber daya alam dan agroindustri.
Hingga saat ini, Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Riau memiliki empat program studi, yaitu Program Studi D3 Mesin Otomotif, Program Studi S1 Teknik Mesin, Program Studi S1 Teknik Industri, dan Program Studi S1 Teknik Kimia. Keempat program studi tersebut terus berkomitmen menyelenggarakan pendidikan tinggi yang unggul, berlandaskan nilai-nilai Islam, berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, inovatif, berintegritas, dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional. Melalui pelaksanaan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Riau terus berupaya menjadi pusat pengembangan ilmu keteknikan yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa, khususnya di Provinsi Riau dan Indonesia pada umumnya.